<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss'><id>tag:blogger.com,1999:blog-31940990</id><updated>2009-04-18T11:19:21.651+07:00</updated><title type='text'>Pornografi dan Pornoaksi</title><subtitle type='html'>Sebuah peradaban sangat tergantung kepada akhlak dan cara berfikir manusianya. Wido Q Supraha</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://pornoaksi.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31940990/posts/default?orderby=updated'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pornoaksi.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Wido Q Supraha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11172827768701706528</uri><email>noreply@blogger.com</email></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>11</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31940990.post-9218471402555935567</id><published>2007-04-13T18:28:00.000+07:00</published><updated>2007-04-13T18:31:46.424+07:00</updated><title type='text'>Meski Dibikin Kaya, Cina Perangi Pornografi Online</title><content type='html'>Jumat , 13/04/2007 13:15 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lathiefa Nur Ilma - detikInet&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beijing, Cina, negara yang baru-baru ini tercatat sebagai negara dengan pendapatan pornografi terbesar dunia ternyata justru menolak pornografi di negaranya. Dari bisnis pornografi dunia maya ini Cina berhasil meraup US$ 27,4 miliar atau sekitar Rp 249,6 triliun (US$1=Rp 9110 Sumber:detik.com).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reuters yang dikutip detikINET, Jumat (13/4/2007) melansir, negara tirai bambu tersebut baru saja merilis kampanye melawan pornografi di Internet. Selain menyatakan penolakan terhadap penipuan, undian ilegal dan penyebaran isu melalui Internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Booming konten pornografi di Internet telah mengkontaminasi jagat maya dan mempengaruhi pikiran remaja Cina," ujar Zhang Xinfeng, wakil menteri keamanan umum Cina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Keberadaan materi pornografi dari luar negeri dan kurangnya kontrol dari dalam negeri menjadi faktor penyebab berbagai masalah yang muncul di jagat maya Cina," tambahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kampanye ini ditujukan untuk menghentikan jalur pendistribusian konten pornografi dan mengontrol pertunjukan tari telanjang di Internet. Serta membersihkan situs-situs yang mengandung gambar, cerita, suara dan video klip bernuansa sensual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zhang juga menyatakan akan memburu konten-konten yang menyebarkan rumor dan fitnah. Sebenarnya Cina sudah memiliki polisi khusus yang mengawasi konten-konten yang beredar di jagat maya Cina. Hanya saja, mereka lebih memburu konten yang berbau politis daripada konten pornografi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Media Xinhua mengungkap, Cina memiliki 123 juta pengguna Internet, kebanyakan dari mereka adalah remaja. Pemerintah Cina meyakini para remaja tersebut harus dilindungi dari dampak negatif dunia maya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cina rupanya tidak main-main dengan keberadaan konten pornografi. November tahun lalu, pengadilan menjatuhkan hukuman seumur hidup pada pendiri situs pornografi terbesar di negara ini.&lt;br /&gt;(lni/ash)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : http://www.detikinet.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/04/tgl/13/time/131544/idnews/766947/idkanal/398&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31940990-9218471402555935567?l=pornoaksi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pornoaksi.blogspot.com/feeds/9218471402555935567/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=31940990&amp;postID=9218471402555935567' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31940990/posts/default/9218471402555935567'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31940990/posts/default/9218471402555935567'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pornoaksi.blogspot.com/2007/04/meski-dibikin-kaya-cina-perangi.html' title='Meski Dibikin Kaya, Cina Perangi Pornografi Online'/><author><name>Wido Q Supraha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11172827768701706528</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='12611117619561035188'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31940990.post-1881128278984337840</id><published>2007-02-21T17:13:00.000+07:00</published><updated>2007-02-21T17:46:45.020+07:00</updated><title type='text'>Gerakan Syahwat Merdeka Mengepung Indonesia</title><content type='html'>Jumat, 22 Desember 2006&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang bule bertubuh tinggi besar bergegas ke luar ruangan Teater Kecil&lt;br /&gt;Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini Raya, Jakarta Pusat. Langkahnya acuh&lt;br /&gt;saja. Sembari berjalan lurus, dia kemudian mendekati penyair Taufiq Ismail&lt;br /&gt;yang tengah dirubung banyak orang. Setelah sampai di dekat Taufiq, ia&lt;br /&gt;menyalaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Selamat ya. Pidato kebudayaan Anda bagus sekali. Tapi ingat, media massa&lt;br /&gt;Indonesia juga banyak sampahnya. Lihat siaran televisi Anda. Bayangkan kalau&lt;br /&gt;di Amerika tayangan itu diputar pada pukul 03.00 pagi, di sini malah diputar&lt;br /&gt;pada prime time,'' kata si bule sembari memegang tangan Taufiq. Yang&lt;br /&gt;disalaminya pun membalas dengan senyum simpul. ''Terima kasih Tuchrello.&lt;br /&gt;Memang demikian adanya. Maaf, kalau banyak mengambil contoh negara Anda,''&lt;br /&gt;jawab Taufiq.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesaat dia lantas menerangkan sahabatnya itu adalah Will Tuchrello, direktur&lt;br /&gt;Perpustakaan Kongres AS Perwakilan Indonesia. ''Bayangkan, mereka saja resah&lt;br /&gt;atas menggejalanya budaya bebas tanpa batas itu. Tapi, kok kita tidak ya?''&lt;br /&gt;ujar penulis lirik lagu-lagu hits Bimbo ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Taufiq, Rabu (20/12) malam, melalui pidato kebudayaannya di depan kalangan&lt;br /&gt;Akademi Jakarta mengguncangkan kesadaran publik untuk kembali menengok&lt;br /&gt;nurani pada hilangnya rasa malu orang Indonesia. Bahkan, Taufiq lugas&lt;br /&gt;menyebutkan hilangnya rasa malu itu telah mulai meruntuhkan bangunan bangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tagihan rekening reformasi, menurut Taufiq, ternyata mahal sekali. Indonesia&lt;br /&gt;dikepung gerakan 'Syahwat Merdeka'! ''Gerakan syahwat merdeka ini tak&lt;br /&gt;bersosok organisasi resmi, dan jelas tidak berdiri sendiri. Tapi, bekerja&lt;br /&gt;sama bahu-membahu melalui jaringan mendunia, dengan kapital raksasa&lt;br /&gt;mendanainya. Ideologi gabungan yang melandasinya, dan banyak media massa&lt;br /&gt;cetak dan eletronik menjadi pengeras suaranya,'' kata Taufiq dalam&lt;br /&gt;pidatonya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika mendengar 'kesaksian' Taufiq, sesaat ruangan Teater Kecil yang penuh&lt;br /&gt;dipadati puluhan pengunjung mendadak berubah. Ketua Umum PP Muhammadiyah,&lt;br /&gt;Din Syamsuddin, misalnya, segera membuka buku kecil yang memuat pidato&lt;br /&gt;Taufiq Ismail.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari arah bangku belakang, kemudian terdengar lenguhan panjang. Seorang ibu&lt;br /&gt;berguman. Penulis skenario film senior, Misbach Yusa Biran,&lt;br /&gt;menggeleng-gelangkan kepala. Pemusik kontemporer Slamet Abdul Syukur tepekur&lt;br /&gt;di kursinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ruangan teater pun terus senyap. Suhu udara berpendingin kini mulai terasa&lt;br /&gt;merambahi kulit. Taufiq kemudian meneruskan pidatonya dengan menjelaskan&lt;br /&gt;mengenai siapa saja yang menjadi komponen 'syahwat merdeka' itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paling tidak ada 13 pihak yang menjadi pendukung fanatik gerakan ini.&lt;br /&gt;Pertama adalah praktisi sehari-hari kehidupan pribadi dan kelompok seks&lt;br /&gt;bebas hetero dan homo, terang-terangan dan sembunyi-sembunyi. Kedua, para&lt;br /&gt;penerbit majalah dan tabloid mesum yang telah menikmati tiada perlunya&lt;br /&gt;SIUPP. Ketiga, produser, penulis skrip, dan pengiklan televisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Semua orang tahu betapa ekstentifnya pengaruh layar kaca. Setiap tayangan&lt;br /&gt;televisi rata-rata 170 juta pemirsa. Untuk situs porno kini tersedia 4,2&lt;br /&gt;juta di dunia dan 100 ribu di internet Indonesia. Untuk mengaksesnya malah&lt;br /&gt;tanpa biaya, sama mudahnya dilakukan baik dari San Fransisco, maupun&lt;br /&gt;Klaten,'' tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendukung keempat adalah penulis, penerbit, dan propagandanis buku-buku&lt;br /&gt;sastra dan bukan sastra. Di Malaysia, penulis yang mencabul-cabulkan&lt;br /&gt;karyanya adalah penulis pria. Di Indonesia sebaliknya. Penulis yang asyik&lt;br /&gt;menulis wilayah 'selangkangan dan sekitarnya' mayoritas perempuan. ''Dalam&lt;br /&gt;hal ini ada kritikus Malaysia berkata, 'Wah Pak Taufiq, pengarang Indonesia&lt;br /&gt;berani-berani. Kok mereka tidak malu?'' ungkap Taufiq Ismail.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima, penerbit dan pengedar komik cabul. Keenam, produsen VCD/DVD porno.&lt;br /&gt;Ketujuh, pabrikan alkohol. Kedelapan, produsen, pengedar, dan pengguna&lt;br /&gt;narkoba. Kesembilan, pabrikan, pengiklan, dan pengisap rokok. Hal ini&lt;br /&gt;dilatarbelakangi kenyataan dalam masyarakat permisif, interaksi antara seks,&lt;br /&gt;narkoba, dan nikotin akrab sekali. Sukar dipisahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, komponen ke-10 adalah para pengiklan perempuan dan laki-laki&lt;br /&gt;panggilan. Ke-11, germo dan pelanggan prostitusi. Ke-12 adalah dukun dan&lt;br /&gt;dokter praktisi aborsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Bayangkan data menunjukan angka aborsi di Indonesia mencapai 2,2 juta&lt;br /&gt;setahun. Maknanya, setiap 15 detik seorang calon bayi di suatu tempat di&lt;br /&gt;negeri kita meninggal di suatu tempat akibat dari salah satu atau gabungan&lt;br /&gt;faktor-faktor di atas,'' tandas Taufiq Ismail.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Taufiq, kehancuran hilangnya rasa malu itu kemudian tecermin dalam&lt;br /&gt;gemuruh gelombang penolakan RUU Pronografi dan Pornoaksi. Ini adalah pihak&lt;br /&gt;ke-13. Pada satu sisi memang ada kekurangan. Dan salah satu kekurangan RUU&lt;br /&gt;ini, yang perlu ditambah dan disempurnakan adalah perlindungan terhadap&lt;br /&gt;anak-anak yang jumlahnya 60 juta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbandingannya, kalau di Indonesia masih nihil perundangan perlindungan&lt;br /&gt;anak, di AS anak-anak di sana paling tidak kini dilindungi enam&lt;br /&gt;undang-undang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Sastra ganjil&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengomentari keresahan Taufiq, pengarang perempuan NH Dini menyatakan, saat&lt;br /&gt;ini memang ada yang ganjil dalam dunia sastra. Entah mengapa tiba-tiba ada&lt;br /&gt;sekelompok penulis perempuan yang giat menulis cerita bergaya pornografi.&lt;br /&gt;Mereka memang tidak merasa risi atau malu. Entah sengaja atau tidak, mereka&lt;br /&gt;sudah menyalahartikan erotisme menjadi sama saja dengan pronografi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Beberapa waktu lalu, ketika tinggal di Prancis, saya dikirimi mendiang&lt;br /&gt;Ramadhan KH sebuah novel Indonesia yang mendapat penghargaan karya sastra.&lt;br /&gt;Ramadhan, karena tidak 'kuat' membaca, meminta saya membaca novel tersebut.&lt;br /&gt;Dan benar, saya hanya kuat baca beberapa lembar saja.'' ''Saya kemudian&lt;br /&gt;berpikir, apa bagusnya novel ini, kok sampai mendapat penghargaan? Malah&lt;br /&gt;lebih terkejut lagi, ketika bertemu dengan seorang rohaniwan, dia malah&lt;br /&gt;memuji novel itu. Akhirnya, saya semakin tidak mengerti,'' tutur NH Dini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Budayawan Riau, Al Azhar, menyatakan, apa yang dikatakan Taufiq itu memang&lt;br /&gt;kenyataan yang kini terjadi. Beberapa penulis memang menghasilkan karya yang&lt;br /&gt;'tidak masuk akal' karena hanya membahas soal selangkangan. Dominasi ide&lt;br /&gt;hanya memaparkan idealisme hedonis. Realitas kehidupan rakyat yang berbudi&lt;br /&gt;diabaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Entah apa yang dipikirkan generasi hedonis itu. Mutunya sangat jauh bila&lt;br /&gt;dibanding karya Pramudya Ananta Toer atau Ahmad Tohari. Terjadi penurunan&lt;br /&gt;mutu karya yang serius. Generasi syahwat merdeka memang kini mengepung&lt;br /&gt;kita,'' tandas Al Azhar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;( muhammad subarkah )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.republika.co.id/koran_detail.asp?id=276485&amp;kat_id=3&gt;&lt;br /&gt;a.co.id/koran_detail.asp?id=276485&amp;amp;kat_id=3&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31940990-1881128278984337840?l=pornoaksi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pornoaksi.blogspot.com/feeds/1881128278984337840/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=31940990&amp;postID=1881128278984337840' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31940990/posts/default/1881128278984337840'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31940990/posts/default/1881128278984337840'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pornoaksi.blogspot.com/2007/02/gerakan-syahwat-merdeka-mengepung.html' title='Gerakan Syahwat Merdeka Mengepung Indonesia'/><author><name>Wido Q Supraha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11172827768701706528</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='12611117619561035188'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31940990.post-3268683319381348147</id><published>2007-02-21T17:00:00.000+07:00</published><updated>2007-02-21T17:01:01.478+07:00</updated><title type='text'>Asyik Berdua-duaan... Awas! Ada Pengintai Seks</title><content type='html'>20/02/2007 16:50 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shinta Shinaga - detikcom&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuala Lumpur - Jangan sembarangan berdua-duaan. Apalagi bersama dengan&lt;br /&gt;pasangan tak sah. Para pengintai telah disebar untuk memata-matai Anda.&lt;br /&gt;Begitu terendus adanya aktivitas imoral... prittt!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malaysia merekrut para relawan yang akan dijadikan pasukan mata-mata.&lt;br /&gt;Tugasnya menangkap pasangan-pasangan yang melakukan aktivitas imoral seperti&lt;br /&gt;seks pranikah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pengintai ditempatkan di hotel-hotel dan tempat-tempat parkir. Mereka&lt;br /&gt;bisa saja menyamar sebagai pelayan atau bahkan petugas pembersih di hotel.&lt;br /&gt;Demikian dilaporkan The Star seperti dilansir AFP, Selasa (20/2/2007).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasukan pengintai aktivitas seks ini akan dilatih oleh negara bagian&lt;br /&gt;Terengganu utara. Mereka akan diberi penghargaan atas setiap peringatan yang&lt;br /&gt;diberikan kepada pasangan yang tertangkap melakukan aktivitas imoral.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Upaya ini dilakukan untuk menekan tingginya angka pasangan yang melakukan&lt;br /&gt;khalwat," kata Rosol Wahid, Ketua Islam Hadhari dan Komite Kesejahteraan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khalwat merupakan perbuatan berdua-duaan dengan lawan jenis yang bukan&lt;br /&gt;muhrimnya. Ini merupakan perbuatan dosa dalam agama Islam. Ini termasuk&lt;br /&gt;aktivitas menunjukkan kasih sayang di depan publik, seperti berpegangan&lt;br /&gt;tangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski demikian pengintaian tidak akan diterapkan pada kaum non-Muslim.&lt;br /&gt;Menurut Rosol Wahid, target incaran pengintai adalah pasangan yang belum&lt;br /&gt;menikah dan beragama Islam yang bertingkah mencurigakan. (sss/nrl)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source :&lt;br /&gt;http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/02/tgl/20/tim&lt;br /&gt;e/165009/idnews/744691/idkanal/10&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31940990-3268683319381348147?l=pornoaksi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pornoaksi.blogspot.com/feeds/3268683319381348147/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=31940990&amp;postID=3268683319381348147' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31940990/posts/default/3268683319381348147'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31940990/posts/default/3268683319381348147'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pornoaksi.blogspot.com/2007/02/asyik-berdua-duaan-awas-ada-pengintai.html' title='Asyik Berdua-duaan... Awas! Ada Pengintai Seks'/><author><name>Wido Q Supraha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11172827768701706528</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='12611117619561035188'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31940990.post-4408619464088827237</id><published>2007-02-21T16:57:00.000+07:00</published><updated>2007-02-21T16:59:53.136+07:00</updated><title type='text'>Bangun Pariwisata Tanpa Diskotek</title><content type='html'>15/02/2007 09:45 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laporan dari Malaysia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arifin Asydhad - detikcom&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuala Terengganu - Ada satu lagi yang membuat beda Negeri Terengganu, sebuah negara bagian yang terletak di timur Semenanjung Malaysia. Di negeri ini, diskotek tidak boleh didirikan. Pemerintah Negeri Terengganu bertekad meningkatkan sektor pariwisata tanpa diskotek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Silakan wisatawan datang ke Terengganu. Bila mereka ke sini, ya silakan ikuti aturan di sini. Bila para wisatawan mencari diskotek, silakan saja datang ke tempat lain," kata Menteri Besar Terengganu, Dato Seri Haji Idris Jusoh, saat bertemu sejumlah pimpinan media massa Indonesia di Puncak Gamelan, Primula Beach Resort, Kuala Terengganu, Rabu (14/2/2007) malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 2008, Terengganu akan meluncurkan program 'Visit Terengganu 2008'. Karena itu, saat ini pemerintahan Terengganu sedang giat-giatnya membangun banyak proyek. Proyek-proyek baru yang ditargetkan selesai pada tahun 2007 ini antara lain renovasi Bandara Sultan Mahmud, pembangunan stadion mewah, pembangunan masjid kristal yang akan menjadi kebanggaan orang Terengganu, dan pembangunan universitas dan sekolah-sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk membangun megaproyek ini, pemerintah Negeri Terengganu mendapat dana dari pemerintah pusat Malaysia dan anggaran negeri. Dana 6 miliar ringgit Malaysia (RM) digelontorkan untuk mendanai pengembangan proyek ini. "Tidak ada bantuan asing sama sekali," ujar Idris Jusoh seperti dilaporkan wartawan detikcom Arifin Asydhad dari Kuala Terengganu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejumlah hotel swasta juga terus dibangun oleh kalangan pengusaha. Namun, pembangunan diskotek tidak diperbolehkan. Inilah yang membedakan Kuala Terengganu dengan Bali. "Pengembangan wisata kami juga sesuai dengan asas negeri kami, yaitu Islam Hadhari," ujar dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini, pendapatan/pemasukan untuk Terengganu disumbang dari proyek minyak dan gas yang dilakukan Petronas di lepas pantai Laut Cina Selatan. Pemasukan dari sektor pariwisata masih terlalu sedikit. Sedangkan wisatawan yang melancong ke Terengganu didominasi oleh wisatawan lokal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Wisatawan mancanegara hanya sekitar 8-9 persen saja," kata Dato' Mohammed bin Awang Tera, Pengerusi Jawatan Kuasa Pembangunan Industri dan Pelancongan Negeri Terengganu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pariwisata Terengganu dibangun dengan semangat Islam yang kuat. Karena itu, di wilayah yang berpenduduk 90% muslim ini tidak diperkenankan berdiri diskotek. Begitu juga dengan judi. Bahkan, saat ini bioskop saja tidak ada di Kuala Terengganu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain masalah pariwisata, pemerintah Terengganu juga bersemangat membangun pendidikan dan ekonomi. Bahasa Inggris mulai diajarkan secara intensif sejak playgroup. Sementara pendalaman Alquran juga terus digalakkan, sebagai upaya merealisasikan akhlaqul karimah kepada generasi yang akan datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Idris Jusoh sangat yakin, meski pariwisata yang dibangunnya ini berasas Islami, namun pembangunan pariwisata Terengganu tetap akan berhasil. Apalagi, saat ini Kuala Terengganu menjadi tempat-tempat perlombaan internasional, seperti perlombaan pacuan kuda, perlombaan kapal layar, dan sebagainya. Dengan adanya banyak event internasional ini, maka para wisatawan pun akhirnya bisa menikmati pariwisata Kuala Terengganu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(asy/nrl)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/02/tgl/15/time/094529/idnews/742456/idkanal/10&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31940990-4408619464088827237?l=pornoaksi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pornoaksi.blogspot.com/feeds/4408619464088827237/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=31940990&amp;postID=4408619464088827237' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31940990/posts/default/4408619464088827237'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31940990/posts/default/4408619464088827237'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pornoaksi.blogspot.com/2007/02/bangun-pariwisata-tanpa-diskotek.html' title='Bangun Pariwisata Tanpa Diskotek'/><author><name>Wido Q Supraha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11172827768701706528</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='12611117619561035188'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31940990.post-9182187533782483758</id><published>2007-02-21T16:41:00.000+07:00</published><updated>2007-02-21T16:57:27.957+07:00</updated><title type='text'>China akan Larang Acara TV</title><content type='html'>Selasa, 23 Januari 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah China akan memberlakukan peraturan ketat atas acara-acara&lt;br /&gt;televisi pada jam tayang utama. Sementara itu, bahasa China meningkat pesat&lt;br /&gt;di Amerika&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidayatullah.com--Mulai bulan depan, setasiun televisi China hanya boleh&lt;br /&gt;menyiarkan acara yang mendorong etika pada jam tayang utama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini menyusul larangan sebelumnya terhadap film kartun asing antara pukul&lt;br /&gt;lima dan delapan sore dan larangan terhadap apa yang disebut reality show&lt;br /&gt;yang vulgar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peraturan lebih jauh diduga akan segera dikeluarkan untuk membatasi sinetron&lt;br /&gt;tentang perselingkuhan yang dapat mempengaruhi keharmonisan keluarga dan&lt;br /&gt;memberi kesan buruk terhadap anak muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Bahasa China Meningkat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Sementara itu, sekolah-sekolah dasar di Amerika Serikat kewalahan menghadapi&lt;br /&gt;naiknya permintaan untuk pelajaran bahasa China.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Organisasi Asia Society di New York mengatakan, banyak orang tua yang ingin&lt;br /&gt;anak mereka lebih kompetitif mengingat kekuatan ekonomi China yang semakin&lt;br /&gt;besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jurubicara Asia Society mengatakan kepada kantor berita AFP, hingga 50-ribu&lt;br /&gt;anak Amerika belajar bahasa China di 400 sekolah di Amerika, dan banyak yang&lt;br /&gt;masih menunggu. [abcn]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : http://hidayatullah.com/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;amp;id=4146&amp;amp;Item&lt;br /&gt;id=1&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31940990-9182187533782483758?l=pornoaksi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pornoaksi.blogspot.com/feeds/9182187533782483758/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=31940990&amp;postID=9182187533782483758' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31940990/posts/default/9182187533782483758'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31940990/posts/default/9182187533782483758'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pornoaksi.blogspot.com/2007/02/china-akan-larang-acara-tv.html' title='China akan Larang Acara TV'/><author><name>Wido Q Supraha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11172827768701706528</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='12611117619561035188'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31940990.post-301533819100462560</id><published>2006-12-06T19:32:00.000+07:00</published><updated>2006-12-06T19:33:41.019+07:00</updated><title type='text'>China Utara : Pria Dilarang Mengerlingkan Mata</title><content type='html'>Beijing - Kerlingan mata perempuan bisa membuat pria bertekuk lutut. Tapi kerlingan mata pria justru bisa membuat perempuan marah dan merasa terhina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, buat kaum pria yang doyan mengerling, melirik, apalagi menatap perempuan, mulai berhati-hatilah. Di Provinsi Shaanxi, Cina utara, akan dibuat UU yang melarang melihat perempuan dengan "mata mengerling".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kongres Shaanxi sedang mempelajari proposal yang mendefinisikan pelecehan seksual dengan mengerlingkan mata terhadap perempuan. Demikian dilaporkan China Daily seperti dilansir AFP, Senin (4/12/2006).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak hanya kerlingan mata pria yang dibahas, tapi juga pengucapan kata-kata tidak pantas yang meluncur dari bibir pria terhadap perempuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya pelecehan seksual telah disebutkan dalam UU di Cina, namun para pembuat UU gagal memberi spesifikasi perilaku macam apa saja yang bisa disebut sebagai pelecehan seksual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintahan kota di Shanghai juga sedang mempertimbangkan membuat UU pertama yang komprehensif tentang pelecehan seksual. Pemerintahan kota terbesar di Cina ini masih me-review RUU tentang bahasa atau ucapan yang tidak senonoh meski hanya senda gurau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada juga RUU tentang pengiriman e-mail maupun pesan tertulis secara langsung berisi pesan seksual maupun gambar-gambar seksual. RUU tersebut juga akan melarang aksi menyentuh apalagi meraba, begitu juga kekerasan dalam rumah tangga. (sss/nrl)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source : &lt;a title="http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2006/bulan/12/tgl/04/time/134303/idnews/715861/idkanal/10" href="http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2006/bulan/12/tgl/04/time/134303/idnews/715861/idkanal/10"&gt;http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2006/bulan/12/tgl/04/time/134303/idnews/715861/idkanal/10&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31940990-301533819100462560?l=pornoaksi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pornoaksi.blogspot.com/feeds/301533819100462560/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=31940990&amp;postID=301533819100462560' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31940990/posts/default/301533819100462560'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31940990/posts/default/301533819100462560'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pornoaksi.blogspot.com/2006/12/china-utara-pria-dilarang-mengerlingkan.html' title='China Utara : Pria Dilarang Mengerlingkan Mata'/><author><name>Wido Q Supraha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11172827768701706528</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='12611117619561035188'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31940990.post-115434871399087439</id><published>2006-07-31T19:20:00.000+07:00</published><updated>2006-07-31T19:25:13.993+07:00</updated><title type='text'>Pornografi di Negeri-negeri Modern</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Jepang&lt;/strong&gt; mengatur masalah ponografi dalam article 175 of Japenese Penal Code. Negeri Matahari Terbit itu melarang tercetaknya gambar alat kelamin orang dewasa, persetubuhan, dan rambut alat kelamin di setiap media yang dibaca publik secara terbuka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di &lt;strong&gt;Taiwan&lt;/strong&gt;, produk lukisan, video, foto, CD-ROMs, electronic signals, dan produk lain yang menggambarkan interaksi seksual atau kegiatan yang tidak pantas yang melibatkan orang-orang berusia di bawah 18 tahun, dianggap kriminal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Filiphina&lt;/strong&gt; memiliki Republic Act No 7610 yang mereka undangkan pada 1993. Isi regulasi tersebut, antara lain, melarang tindakan mempekerjakan atau memaksa anak-anak di bawah usia 18 tahun melakukan kegiatan cabul atau pertunjukan tidak pantas. Kegiatan yang dilarang itu baik pertunjukan langsung, terekam di dalam keping video, atau menjadi model dalam publikasi cabul dan materi pornografi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di &lt;strong&gt;Inggris&lt;/strong&gt;, masalah pornografi diatur melalui Protection of Children Act yang diundangkan tahun 1978. Negeri Big Ben itu bahkan mengkriminalisasi tindakan mengambil, mendistribusikan, memamerkan, atau memiliki (bahkan mesti jumlahnya hanya satu) foto tak pantas dari seorang anak di bawah usia 16 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Norwegia &lt;/strong&gt;memiliki Amanded Penal Code yang mereka undangkan tahun 1992 untuk mengatasi pornografi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di &lt;strong&gt;Australia&lt;/strong&gt;, kepemilikan pornografi anak dianggap ilegal menurut The Australian Costums Service, undang-undang yang mereka perkenalkan dan terapkan mulai 1995.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Sri Langka&lt;/strong&gt; memiliki Ciode Sec 286A, tahun 1995.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kamboja&lt;/strong&gt; juga tengah membahas aturan hukum soal pornografi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan &lt;strong&gt;The United States of America&lt;/strong&gt; (USA)?&lt;br /&gt;Di negeri yang mengusung kebebasan berekpresi ini, pornografi didefinisikan sebagai materi yang menunjukkan hal-hal seksual untuk tujuan menimbulkan rangsangan. Tetapi, di negara yang sering kali menepuk dada sendiri sebagai kampiun demokrasi itu, pornografi ternyata sangat dibatasi peredarannya. Pengertian pornografi di Amerika mencakup kecabulan atau &lt;em&gt;obscenity&lt;/em&gt;. Lewat the First Amandment, Amerika Serikat, terutama sangat melarang obscenity ataupun pornografi yang melibatkan anak-anak di bawah umur (child pornography)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila di negara lain hal itu diatur, bukankah justru Indonesia akan terasing bila tidak mengatur hal tersebut?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31940990-115434871399087439?l=pornoaksi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pornoaksi.blogspot.com/feeds/115434871399087439/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=31940990&amp;postID=115434871399087439' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31940990/posts/default/115434871399087439'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31940990/posts/default/115434871399087439'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pornoaksi.blogspot.com/2006/07/pornografi-di-negeri-negeri-modern.html' title='Pornografi di Negeri-negeri Modern'/><author><name>Wido Q Supraha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11172827768701706528</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='12611117619561035188'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31940990.post-115434842315055481</id><published>2006-07-31T19:17:00.000+07:00</published><updated>2006-07-31T19:20:23.160+07:00</updated><title type='text'>Pornografi dan Seni</title><content type='html'>Cak Kandar (seniman asal Surabaya) mengatakan bahwa pornografi itu bukan seni. Dan seni bukan pornografi. wilayah keduanya berbeda. Mereka yang menolak RUU APP tidaklah menggunakan akal sehat. Jadi atau tidak disahkan RUU APP pasti ada yang dirugikan. Kalau tidak disahkan juga ada yang dirugikan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31940990-115434842315055481?l=pornoaksi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pornoaksi.blogspot.com/feeds/115434842315055481/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=31940990&amp;postID=115434842315055481' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31940990/posts/default/115434842315055481'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31940990/posts/default/115434842315055481'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pornoaksi.blogspot.com/2006/07/pornografi-dan-seni.html' title='Pornografi dan Seni'/><author><name>Wido Q Supraha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11172827768701706528</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='12611117619561035188'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31940990.post-115434814302215904</id><published>2006-07-31T19:10:00.000+07:00</published><updated>2006-07-31T19:15:43.036+07:00</updated><title type='text'>Seluruh Kitab Suci Tidak Mendukung Pornografi</title><content type='html'>Sekretaris Umum (Sekum) Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI), Pdt Richard M Daulay, mengatakan pornografi secara tegas dilarang kitab suci umat Protestan. ''Kitab suci telah melarang umatnya melakukan hal yang berbau zina,'' katanya kepada Republika di Jakarta (7/3). Menurutnya, mereka yang mengeksploitasi dan menyebarkan pornografi bukanlah orang beriman. Ia berharap, pemerintah segera mengatasi maraknya pornografi di Tanah Air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia, kata Wakil Sekum PGI, Pdt Weinata Sairin, membutuhkan aturan yang jelas dan tidak bersifat multitafsir untuk mencegah dan melawan pornografi dan pornoaksi. Sebab, pornografi sangat berbahaya dan merusak moral generasi muda. ''Maraknya pornografi tentu sangat tak sehat bagi anak-anak,'' katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Umum Forum Komunikasi Kristiani Jakarta, Theophilus Bela, punya pandangan yang sama. Pendiri Solidaritas Demokrasi Katolik Indonesia itu menyatakan, maraknya pornografi telah melanggar salah satu dari Sepuluh Perintah Tuhan yang diyakini umat Katolik. Theophilus mengaku prihatin dengan pornografi yang menyerbu anak-anak dan remaja. Pornografi, tegasnya, jelas merusak moral generasi muda harapan bangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menyerukan agar seluruh masyarakat dan tokoh lintas agama bergandeng tangan melawan pornografi yang sudah meresahkan. Karena itu, ia mendukung pembahasan RUU APP. ''Baik yang pro dan kontra perlu duduk bersama mencari jalan tengah,'' katanya. Setiap agama, tegas Sekretaris Komisi Keadilan dan Perdamaian Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Romo Dani Sanusi, pasti menolak pornografi dan pornoaksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maraknya pornografi di Indonesia, kata tokoh agama, Frans Magnis Suseno, menunjukkan ada yang tidak beres di masyarakat. Menurut Frans, hal seperti ini juga banyak dikhawatirkan negara-negara lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin, meminta agar persoalan yang mengganjal RUU APP terus didialogkan. Karena semua suku dan agama, katanya, pasti tidak sepakat terhadap pornografi dan pornoaksi. Apalagi, RUU ini tidak menghilangkan akar budaya masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua PB Nahdlatul Ulama (NU), KH Hasyim Muzadi, RUU APP diperlukan sebagai salah satu sarana mencegah menjalarnya degradasi moral bangsa. ''NU mendukung RUU APP ini. Memang formulasinya harus dapat diterima semua pihak. Perundangan ini penting untuk menjamin kelangsungan generasi muda bangsa ke depan,'' katanya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31940990-115434814302215904?l=pornoaksi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pornoaksi.blogspot.com/feeds/115434814302215904/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=31940990&amp;postID=115434814302215904' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31940990/posts/default/115434814302215904'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31940990/posts/default/115434814302215904'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pornoaksi.blogspot.com/2006/07/seluruh-kitab-suci-tidak-mendukung.html' title='Seluruh Kitab Suci Tidak Mendukung Pornografi'/><author><name>Wido Q Supraha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11172827768701706528</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='12611117619561035188'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31940990.post-115434762218103180</id><published>2006-07-31T18:49:00.000+07:00</published><updated>2006-07-31T19:07:02.190+07:00</updated><title type='text'>Penumpang Gelap</title><content type='html'>Pornografi telah menjadi penumpang gelap kebebasan informasi. Kita harus berani menyatakan tidak terhadap penumpang gelap ini.  Ketiadaan standar profesi dikalangan pers telah menyebabkan siapapun bisa masuk ke bisnis pers sehingga pihak-pihak yang hanya menginginkan keuntungan bisa masuk dan mencederai nama baik pers itu sendiri.  Untuk itu diperlukan standarisasi profesi sehingga wartawan bisa mematuhi dan menegakkan hukum serta etika pers.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pers kita tidak harus mengekor kepada paradigma barat, apalagi mengatas namakan kebebasan ekspresi. Prinsip jurnalisme berimbang pun kita lihat masih jauh dari ideal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit pornografi dan pornoaksi telah mencapai stadium yang mengkhawatirkan. Skalanya meluas bak bola salju. Sebab, pornografi dan pornoaksi bagai racun berbungkus madu.&lt;br /&gt;Penyimpangan dalam mempertunjukkan sisi-sisi keindahan dari tubuh manusia sebagai karunia Tuhan telah mengikis budaya ketimuran kita.  Saat nilai dan norma apapun menjadi tidak relevan untuk disampaikan, maka kemanusiaan manusia menjadi dipertanyakan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31940990-115434762218103180?l=pornoaksi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pornoaksi.blogspot.com/feeds/115434762218103180/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=31940990&amp;postID=115434762218103180' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31940990/posts/default/115434762218103180'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31940990/posts/default/115434762218103180'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pornoaksi.blogspot.com/2006/07/penumpang-gelap.html' title='Penumpang Gelap'/><author><name>Wido Q Supraha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11172827768701706528</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='12611117619561035188'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31940990.post-115434628339926449</id><published>2006-07-31T18:43:00.000+07:00</published><updated>2006-07-31T18:48:27.780+07:00</updated><title type='text'>Pornografi dan Pornoaksi</title><content type='html'>&lt;p&gt;Dalam Blogspot ini, saya akan mencoba mengumpulkan dari berbagai sumber maupun pemikiran pribadi saya tentang bahayanya Pornografi dan Pornoaksi yang mulai tumbuh di negeri kita. Dapatkan beragam argumen yang pembaca butuhkan untuk menguatkan ide dan gagasan Anda.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Salam,&lt;/p&gt;&lt;p&gt;supraha.blogspot.com&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31940990-115434628339926449?l=pornoaksi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pornoaksi.blogspot.com/feeds/115434628339926449/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=31940990&amp;postID=115434628339926449' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31940990/posts/default/115434628339926449'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31940990/posts/default/115434628339926449'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pornoaksi.blogspot.com/2006/07/pornografi-dan-pornoaksi.html' title='Pornografi dan Pornoaksi'/><author><name>Wido Q Supraha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11172827768701706528</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='12611117619561035188'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry></feed>